bPontianak – fkub-kalbar.or.id, Keberhasilan Kota Pontianak dalam menjaga harmoni di tengah keberagaman membuatnya menjadi model bagi daerah lain. Hal ini dibuktikan dengan kunjungan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Padang yang secara khusus datang untuk mempelajari strategi merawat toleransi.
Rombongan yang dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, diterima secara hangat oleh Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, di Ruang Rapat Wali Kota pada Selasa (24/6). Kunjungan ini bertujuan untuk menggali resep sukses Pontianak yang berhasil menempati peringkat sembilan nasional dalam Indeks Kota Toleran (IKT) di luar Pulau Jawa.
Kunci Harmoni: Komunikasi Intensif dan Ruang Interaksi
Menyambut tamunya, Wali Kota Edi Rusdi Kamtono memaparkan bahwa kunci utama harmoni di Pontianak adalah komunikasi yang terbuka dan intensif dengan semua elemen masyarakat. Menurutnya, dialog menjadi fondasi di tengah tingginya keberagaman suku dan agama di kota ini.
“Langkah utama kami adalah membangun komunikasi yang intensif dengan seluruh elemen masyarakat. Kota Pontianak memiliki keberagaman suku dan agama yang tinggi,” ungkap Edi Kamtono.
Selain dialog, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak juga proaktif menciptakan ruang-ruang interaksi sosial. Ini diwujudkan melalui berbagai perayaan budaya yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat, seperti Cap Go Meh, Festival Budaya Melayu, hingga Gawai Dayak.
“Kegiatan budaya ini adalah bentuk penghormatan terhadap keberagaman sekaligus menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi antarwarga,” jelasnya.
Pembangunan infrastruktur sosial seperti ruang terbuka hijau dan fasilitas publik, lanjut Edi, juga menjadi prioritas untuk menyediakan tempat bagi masyarakat dari berbagai latar belakang agar dapat berinteraksi secara sehat dan harmonis.
Memperkuat Sinergi dan Moderasi Beragama
Di sisi lain, Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menyatakan bahwa kunjungan ini merupakan kehormatan dan kesempatan berharga untuk memperkuat semangat persaudaraan.
“Alhamdulillah, kami bisa hadir di Kota Pontianak dan disambut langsung oleh Pak Wali Kota, Ketua FKUB, serta seluruh jajaran. Ini menjadi kehormatan bagi kami,” ujar Maigus Nasir.
Ia menambahkan, lawatan ini tidak hanya sebagai studi banding, tetapi juga untuk memperkuat sinergi antar lembaga FKUB dalam memelihara kerukunan. Kunjungan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya penguatan program moderasi beragama di Kota Padang.
Maigus menekankan pentingnya menjaga suasana damai di tengah kemajemukan bangsa. “Kita harus terus memperkuat silaturahmi dan kerja sama lintas daerah demi Indonesia yang lebih damai dan bersatu,” terangnya.
Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dan mempererat hubungan antar daerah, serta mendorong kota-kota lain di Indonesia untuk terus memperkuat nilai-nilai toleransi demi kehidupan masyarakat yang damai dan inklusif.








Discussion about this post