Pontianak – fkub-kalbar.or.id, – Di tengah semaraknya kehidupan beragama di Pontianak, Gereja Mazmur 21 tampil dengan sejumlah keunikan yang membuatnya menonjol. Berdiri sejak tahun 2007, gereja yang berlokasi di jantung kota ini tidak hanya menjadi tempat ibadah bagi sekitar 2.000 jemaatnya, tetapi juga menjadi simbol modernitas dan keterbukaan dalam beragama.
Salah satu hal yang paling mencolok adalah pemanfaatan teknologi siaran langsung (live streaming) untuk ibadah yang telah dimulai sejak tahun 2012. Jauh sebelum pandemi COVID-19 memaksa banyak rumah ibadah untuk beralih ke format daring, Gereja Mazmur 21 telah lebih dulu memfasilitasi jemaatnya untuk beribadah dari mana saja.
“Kami sudah memulai live streaming sejak 2012, jadi saat pandemi datang, kami sudah sangat siap,” ungkap Wakil Ketua PGIW Kalbar, Pendeta Filemon Sukardi, saat menerima kunjungan silaturahmi dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kalimantan Barat, Kamis (3/7/2025).
Keunikan lain yang menjadi ciri khas gereja ini adalah keberadaan bendera dari 14 kabupaten/kota di Kalimantan Barat dan 38 provinsi di seluruh Indonesia yang terpasang di ruang ibadah utama. Menurut Pendeta Filemon, bendera-bendera ini bukan sekadar hiasan, melainkan simbol doa bagi bangsa dan negara.
“Ini adalah wujud doa kami untuk Indonesia dan para pemimpinnya,” tuturnya di hadapan para tokoh lintas agama.
Sebagai gereja beraliran Pentakosta Karismatik, musik memegang peranan sentral dalam setiap ibadah di Gereja Mazmur 21. Untuk mendukung hal tersebut, gereja dilengkapi dengan seperangkat alat musik modern dan sistem suara yang mumpuni, serta layar LED berukuran 4×6 meter yang menambah semarak suasana puji-pujian.
Tidak hanya modern dalam hal teknologi, Gereja Mazmur 21 juga menunjukkan keterbukaannya dalam dialog lintas iman. Pendeta Filemon menceritakan pengalamannya menerima kunjungan dari para mahasiswa IAIN Pontianak yang ingin belajar lebih dalam tentang ibadah dan penggunaan alat musik di gereja.
“Kami sangat terbuka untuk berdialog dan berbagi pengetahuan dengan siapa saja,” ujarnya.
Dengan segala keunikannya, Gereja Mazmur 21 tidak hanya menjadi tempat ibadah yang nyaman bagi jemaatnya, tetapi juga menjadi inspirasi bagi rumah-rumah ibadah lain untuk terus berinovasi dan merangkul keberagaman. (Red)







Discussion about this post