Pontianak – fkub-kalbar.or.id, Umat Hindu Kalimantan Barat telah menutup serangkaian kegiatan perayaan hari Nyepi tahun saka 1948 dengan upacara Malam Dharma Santi pada Jum’at malam, 24/4 di Pura Mulawarman.
Malam Dharma Santi tahun 2026 ini mengambil tema “Dengan Dharma Agama & Dharma Negara kita perkuat persatuan & kesatuan bangsa demi Negera Kesatuan Republik Indonesia”.
Dalam sambutan pembukanya, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kalimantan Barat Idha Sri Resi Putra Kepakisan Dupa Bandem menjelaskan bahwa Malam Dharma Santi ini merupakan puncak rangkaian perayaan Hari Raya Nyepi bagi umat Hindu yang bertujuan sebagai ajang silaturahmi, saling memaafkan, dan mempererat persaudaraan sejati (harmoni sosial) setelah melaksanakan Catur Brata Penyepian. Acara ini merupakan penutup perayaan Nyepi yang diisi dengan Dharmawacana, kesenian, dan pesan perdamaian, jelasnya.

Hadir dalam acara tersebut segenap unsur pimpinan daerah, baik Provinsi maupun Kabupaten Kubu Raya dan Kota Pontianak. Hadir juga membersamai malam Dharma Santi ini para tokoh masyarakat lintas agama, termasuk jajaran pengurus FKUB Provinsi Kalimantan Barat.
Ketua FKUB Kalbar yang berkesempatan hadir langsung memberikan apresiasi yang tinggi atas penyelenggaraan acara ini. Menurutnya, kehadiran dirinya secara langsung dalam acara Malam Dharma Santi ini merupakan bentuk apresiasinya FKUB Kalbar atas peran bersama umat Hindu dalam membangun kerukunan antar agama dan harmoni sosial di Kalimantan Barat.
Selamat merayakan nyepi dan malam Dharma Santi untuk umat Hindu Kalimantan Barat. Bersama, bersinergi dan berkolaborasi kita jaga kerukunan dan harmoni umst beragama di Kalimantan Barat. (Red)






Discussion about this post