Bengkayang – fkub-kalbar.or.id. Pemeliharaan kerukunan dalam kegiatan peribadatan, serta upaya mewujudkan masyarakat Kabupaten Bengkayang yang sehat, cerdas, produktif, dan melindungi generasi muda dari bahaya narkoba melalui program nasional Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) merupakan program krusial pemerintah dalam mencerdaskan anak bangsa. Oleh sebab itu, Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkayang melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kab. Bengkayang secara intens dan rutin melakukan rapat konsolidasi dan pembinaan terhadap organisasi kemasyarakatan dan organisasi keagamaan, terutama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Bengkayang.
Menindaklanjuti surat undangan dari Kepala Bakesbangpol Kab. Bengkayang terkait rapat koordinasi pengurus FKUB Kab. Bengkayang, Ketua dan Wakil Sekretaris/Bendahara FKUB Kab. Bengkayang menghadiri rapat koordinasi pengurus FKUB dan FPK Kab. Bengkayang yang dilaksanakan di Kantor Bakesbangpol Kab. Bengkayang pada Selasa (21/4).
Hadir pada rapat yang dipimpin langsung oleh Kepala Bakesbangpol Kab. Bengkayang, Antonius Freddy Romy, di antaranya Ketua FKUB dan Wakil Sekretaris/Bendahara FKUB Kab. Bengkayang, Pengurus FPK Kab. Bengkayang, serta jajaran dari Bakesbangpol Kab. Bengkayang. Kepala Bakesbangpol Kab. Bengkayang, Antonius Freddy Romy, dalam pertemuan tersebut mengapresiasi kehadiran para pengurus ormas pelat merah tersebut. Beliau juga mengucapkan terima kasih atas kontribusi baik waktu, tenaga, pikiran, hingga biaya pribadi yang diberikan oleh para pengurus FKUB dan FPK yang berada di bawah naungan Bakesbangpol tersebut.
“Pertama-tama, kami atas nama Pemerintah Daerah Kab. Bengkayang mengucapkan rasa terima kasih atas dedikasi dan kontribusi dari rekan-rekan pengurus FKUB Kab. Bengkayang dan FPK Kab. Bengkayang yang selama beberapa tahun terakhir ini membantu pemerintah menciptakan rasa kerukunan, keharmonisan, ketenteraman, dan rasa kekeluargaan di tengah masyarakat Kabupaten Bengkayang yang majemuk ini. Melalui pertemuan hari ini, kami ingin kita sama-sama melakukan refleksi dan evaluasi hasil pelayanan kita di tahun 2025 kemarin, hingga menyatukan persepsi pelayanan kita di tahun 2026 ini agar semua berjalan dengan baik sesuai perencanaan pelayanan kita bagi masyarakat Kabupaten Bengkayang,” ujar Antonius Freddy Romy.
“Setelah menelaah proposal rencana kegiatan FKUB Kab. Bengkayang khususnya, kami dari Pemerintah Daerah Kab. Bengkayang menyatakan dukungan penuh atas rangkaian kegiatan tersebut. Pembinaan kerukunan umat beragama, sosialisasi program nasional P4GN, hingga sosialisasi pencegahan penyebaran aliran menyimpang merupakan poin krusial dalam menciptakan generasi masyarakat yang toleran, sehat jasmani dan rohani, serta harmonis,” timpal pejabat yang pernah menjabat sebagai Kepala BNN Kab. Bengkayang selama 6 tahun tersebut.
Ketua FKUB Kab. Bengkayang, Pdt. Kardinan, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas pembinaan dan bimbingan dari Bakesbangpol Kab. Bengkayang selama empat tahun kepemimpinannya tersebut. Pdt. Kardinan mengatakan, meskipun di tengah gelombang efisiensi anggaran yang membuat kuantitas pelayanan FKUB Kab. Bengkayang sedikit menurun, kualitas pelayanan dari Pengurus FKUB Kab. Bengkayang kepada umat beragama tidak akan berkurang sedikit pun.
“FKUB Kab. Bengkayang akan tetap eksis dan menunjukkan kualitas pelayanan yang terbaik kepada umat beragama di tengah bantuan operasional atau hibah yang terus berkurang akibat efisiensi anggaran dari pemerintah pusat. Kami tetap bersyukur dan akan melakukan koordinasi secara intens dengan pihak Pemerintah Daerah Kab. Bengkayang untuk bersama-sama meningkatkan kerukunan umat beragama di wilayah Bumi Sebalo ini,” ujar Pdt. Kardinan. (Kontributor_Tji Cin Med)






Discussion about this post