Oleh: Prof Ibrahim, MA
Ketua FKUB Kalimantan Barat
Perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke 33 tingkat Provinsi akan segera dilaksanakan di bumi Uncak Kapuas 14-20 September 2025.
Kegiatan MTQ ini seyogyanya baru akan dibuka tanggal 14, tapi berbagai persiapan sudah dilakukan. Semua kafilah dari kabupaten/kota se-Kalimantan Barat sudah tampak hadir di kota Putussibau. Begitupun dengan para dewan hakim yang dikoordinir langsung oleh LPTQ Provinsi juga melakukan beberapa kegiatan pendahuluan. Satu diantaranta adalah orientasi dewan hakim.
Para Dewan Hakim sudah memulainya dengan kegiatan Orientasi pada Sabtu 13 September 2025 di Aula Paripurna DPRD Kapuas Hulu.
Salah satu poin penting dari orientasi dewan hakim adalah penegasan bahwa MTQ ini bukanlah sekedar seremonial yang bersifat perlombaan semata. Tapi lebih merupakan momentum penguatan Syi’ar Al-Qur’an. Dimana melalui kegiatan MTQ ini harapannya dapat menumbuhkan semangat mencintai Al-Qur’an, memelihara dan mempelajari kandungannya. Untuk kemudian pesan-pesan Al-Qur’an dapat diimplementasikan dalam praktek hidup kaum muslimin.
Bagian dari Syi’ar Al-Qur’an, harapannya MTQ ini dapat menjadi bukti mukjizat Al-Qur’an yang mempersatukan semua orang, bukan hanya kaum muslim dari semua Kabupaten/Kota se-Kalimantan Barat, tapi juga bagi semua masyarakat Kapuas Hulu, dari agama apapun. Inilah setidaknya terlihat dari sejak persiapan hingga pelaksanaan MTQ ke 33 ini. Dimana tokoh lintas agama di Kapuas Hulu dibawah komando langsung pak Bupati Fransiscus Diaan bahu membahu menyukseskan MTQ ini. Kita semua berharap MTQ ke 33 bisa memberi kebanggaan bagi seluruh masyarakat Kapuas Hulu.
Dan begitulah sesungguhnya bentuk pengembangan syi’ar Al-Qur’an dari MTQ 33 di Kapuas Hulu (Ibrahim: catatan dari arena MTQ ke 33 tingkat Provinsi,







Discussion about this post