Segmen ini membahas konsep “garam dan terang dunia” dalam ajaran Kristiani serta penerapannya dalam moderasi beragama di Kalimantan Barat. Dijelaskan fungsi garam sebagai penyedap dan pengawet, melambangkan nilai-nilai positif seperti keterbukaan, penghargaan, toleransi, dan pencegahan kejahatan, sementara terang melambangkan kebaikan, kebenaran, dan keadilan. Tantangan dalam menginternalisasi ajaran ini pada umat juga dibahas, dengan penekanan pada peran tokoh agama untuk memastikan umat memahami dan mengimplementasikan nilai-nilai luhur tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Simak selengkapnya Podcast Kerukunan 20 bersamaPendeta Paulus Ajong Ketua Umum Persekutuan Gereja-geraja Indonesia Wilayah Kalimantan Barat







Discussion about this post