Pontianak – fkub-kalbar.or.id, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kalbar terus melakukan koordinasi dan konsolidasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kerukunan di Kalimantan Barat terus terjaga, baik antarumat beragama maupun internal umat beragama. Khusus untuk internal agama Islam, pengurus FKUB dari unsur muslim melakukan kunjungan kerja ke Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Barat di Sekretariat MUI pada Selasa siang, 4/11.
Ketua FKUB Kalbar Ibrahim yang memimpin langsung rombongan menjelaskan, “Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya FKUB Kalbar dalam memastikan kerukunan terus terjaga dan terpelihara, termasuk internal umat Islam yang sedang berhadapan dengan beberapa isu yang hangat akhir-akhir ini dan berpotensi menimbulkan konflik antarsesama muslim, yakni pro kontra pelaksanaan tabligh akbar atau ceramah kebangsaan yang akan menghadirkan Gus Muwaffiq,” jelas Ketua FKUB saat memulai sambutannya.

Lebih lanjut Ibrahim menegaskan, mengingat persoalan ini menyangkut hubungan antarsesama muslim, maka MUI-lah rumah tempat kita semua kembali, mengadu, dan berdiskusi mencari titik temu pemahaman, bahkan menghasilkan solusi terbaik agar kerukunan internal umat Islam terus terjaga. “Tugas dan fungsi FKUB dalam menjaga serta merawat kerukunan sangat bersinergi dengan tanggung jawab MUI sebagai pengawal umat (Khadimul ummah), menghindarkan umat dari perpecahan dan konflik,” katanya.
Perlu diketahui bahwa dalam sepekan terakhir, beredar isu terkait pro kontra rencana pelaksanaan tabligh akbar atau ceramah kebangsaan yang akan menghadirkan Gus Muwaffiq. Ada sekelompok orang yang mengatasnamakan organisasi kemasyarakatan dan keagamaan Islam yang hendak menyelenggarakan, tetapi ada juga sekelompok lain yang menolaknya dengan alasan tersendiri sehingga memicu kekhawatiran akan kemungkinan pecahnya konflik antarsesama muslim di Kalimantan Barat.
Karenanya, dengan tidak bermaksud untuk memposisikan diri pada pihak mana pun (pro dan kontra), FKUB Kalbar yang diwakili oleh pengurus dari kalangan muslim bersama MUI Kalbar mendiskusikan beberapa hal terkait sikap bersama untuk mengingatkan semua pihak agar senantiasa mengedepankan semangat kerukunan dan persaudaraan sesama muslim.
“Jauhi fitnah dan kebencian yang bisa mengarah pada pecahnya konflik sesama. Pastikan kegiatan yang direncanakan dapat dilaksanakan sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku, termasuk izin dan pemberitahuan kepada pemerintah dan pihak keamanan.” Itulah antara poin-poin penting yang dibunyikan dalam Himbauan MUI Kalbar.
Hadir dalam kunjungan konsultasi tersebut pihak FKUB Kalbar yang dipimpin langsung oleh Ibrahim selaku ketua, dengan didampingi H. Nursahid, H. Usman A. Gani, Samsul Hidayat, dan Miskari Ahmad. Sementara dari pihak MUI hadir langsung KH. M. Basri Har (Ketua Umum), H. Muhammad Sani (Sekum), dan Jibridin (Wakil Ketua)








Discussion about this post