Kubu Raya – fkub-kalbar.or.id, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Kubu Raya melaksanakan kegiatan Sosialisasi Kerukunan Umat Beragama di Aula Kantor Desa Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya, Selasa (4/11/2025). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program Kampung Moderasi Beragama, yang bertujuan memperkuat nilai-nilai toleransi dan kebersamaan di tengah masyarakat multikultural, Selasa, 04/11.
Kegiatan dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kubu Raya, Dr. H. Ekhsan, S.Ag., M.Si., Kepala Desa Kuala Dua, Kepala Desa Rasau Jaya Satu, Kasi Bimas Islam, Ketua FKUB Kabupaten Kubu Raya beserta jajaran, serta Penyuluh Agama Islam dan staf Kemenag Kubu Raya serta KUA setempat. Total peserta berjumlah 40 orang yang terdiri dari tokoh agama, tokoh masyarakat, dan perwakilan aparat desa.
Dalam sambutannya, Ketua Panitia H. Abu Bakar, S.Ag. menyampaikan harapan agar kegiatan ini dapat semakin mempererat hubungan antarumat beragama, khususnya di wilayah Kuala Dua dan Rasau Jaya Satu.

“Mudah-mudahan dengan kegiatan ini semakin mempererat kerukunan umat beragama di lingkungan kita,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua FKUB Kabupaten Kubu Raya menjelaskan bahwa FKUB memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas sosial dan keharmonisan antar pemeluk agama.
“FKUB menjadi wadah dialog lintas agama yang menjembatani komunikasi antarumat, sekaligus membantu pemerintah daerah dalam menyelesaikan persoalan sosial keagamaan dengan cara yang damai dan bijaksana,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa semangat kebersamaan harus terus dijaga melalui kegiatan konkret seperti sosialisasi, dialog, dan kolaborasi lintas iman di tingkat desa hingga kecamatan.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kemenag Kubu Raya, Dr. H. Ekhsan, S.Ag., M.Si., menegaskan pentingnya sinergi dua kata kunci, yaitu menjaga dan merawat kerukunan.
“Dua kata ini harus bersinergi. Dari situ akan lahir nilai-nilai toleransi yang baik di tengah masyarakat,” ujarnya.
Beliau juga menyampaikan pesan dari Kementerian Agama agar seluruh jajaran dapat memaksimalkan anggaran dan tugas dengan sebaik-baiknya, serta terus melayani umat dengan penuh keikhlasan tanpa pamrih.
“Dalam melayani umat, jangan pernah bertanya wani piro (berapa bayarannya),” pesan beliau.
Menutup sambutannya, Kepala Kemenag mengutip pesan moderasi beragama dari Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 143:
“Dan demikian (pula) Kami telah menjadikan kamu umat yang pertengahan.”
Beliau mengingatkan agar setiap aparatur Kemenag dan tokoh agama tidak hanya pandai berceramah, tetapi juga cerdas dalam bertindak dan menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat. (Atalia)







Discussion about this post