Oleh: Prof.Dr.Ibrahim, MA
Ketua FKUB Kalbar
Harmoni adalah suatu situasi ketika hubungan antarbagian, elemen sosial, struktur, dan kelembagaan berfungsi dengan baik. Segala sesuatunya bergerak dan berjalan sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing, sehingga melahirkan suatu gerakan kebersamaan yang saling menguatkan, menyempurnakan, dan indah.
Oleh karena itu, harmonisasi di tengah perbedaan menjadi harapan dan cita-cita bersama dalam konteks keragaman agama, budaya, adat istiadat, dan berbagai latar belakang sosial kita.
Dalam konteks keragaman agama, kita mendambakan terwujudnya hubungan antaragama yang rukun dan harmonis. Dengan demikian, siapa pun kita dan dari agama apa pun, kita bisa bersama-sama membangun Kalimantan Barat yang lebih maju ke depan.
Situasi yang harmonis juga harus terwujud dalam semua aspek kehidupan sosial kita, termasuk dalam struktur kepemimpinan daerah. Hubungan yang harmonis antarindividu dan struktur pimpinan daerah akan sangat menentukan kenyamanan sosial dan menjadi teladan harmoni bagi masyarakat.
Harmonisasi antarpemimpin bukan saja penting untuk memberi teladan harmonisasi sosial bagi masyarakat yang dipimpinnya, melainkan juga memberikan suatu keyakinan akan terbangunnya kebersamaan dan kekompakan dalam membangun Kalimantan Barat yang lebih baik dan lebih maju ke depan.
Dengan visi “Mewujudkan Masyarakat Kalimantan Barat yang Rukun dan Harmoni dalam Beragama dan Membangun Daerah”, FKUB Kalbar berharap semua pihak senantiasa ikut serta menjaga dan merawat kerukunan dalam semua aspek kehidupan, baik dalam lingkup hubungan sosial antarumat beragama maupun dalam struktur politik dan pemerintahan daerah.
Bangunlah kekompakan dan hubungan kerja yang baik. Pastikan komunikasi dan koordinasi antarelemen berlangsung dalam kerangka harmonisasi menyeluruh.
Dalam konteks merawat kerukunan dan harmonisasi, pemerintah adalah teladan bagi masyarakat yang dipimpinnya. Hubungan yang harmonis antarpemimpin daerah, serta antara pemimpin daerah dengan masyarakat yang dipimpinnya, akan menjadi modal positif bagi terwujudnya harmonisasi menyeluruh di Kalimantan Barat. Dengan kondisi ini, masyarakat Kalimantan Barat dan pemerintah daerah dapat mengerahkan seluruh energi dan potensi positif secara maksimal untuk membangun Kalimantan Barat yang lebih baik dan lebih maju ke depan.







Discussion about this post