• Beranda
  • Tentang Kami
    • Sejarah SIngkat
    • Visi Misi
    • Urgensi FKUB
    • Dasar Hukum
    • Tujuan dan Strategi
    • Program Kerja
    • Struktur Organisasi
  • Berita
    • Nasional
    • Daerah
      • Kabupaten Bengkayang
      • Kabupaten Kapuas Hulu
      • Kabupaten Kayong Utara
      • Kabupaten Ketapang
      • Kabupaten Kubu Raya
      • Kabupaten Landak
      • Kabupaten Melawi
      • Kabupaten Mempawah
      • Kabupaten Sambas
      • Kabupaten Sanggau
      • Kabupaten Sekadau
      • Kabupaten Sintang
      • Kota Pontianak
      • Kota SIngkawang
  • Mimbar Rohani
    • Islam
    • Kristen
    • Katholik
    • Hindu
    • Buddha
    • Konghuchu
  • Budaya
  • Opini
  • Galeri
    • Foto
    • Video
Jumat, Oktober 9, 2026
Forum Kerukunan Umat Beragama Kalimantan Barat
Advertisement Banner
  • Beranda
  • Tentang Kami
    • Sejarah SIngkat
    • Visi Misi
    • Urgensi FKUB
    • Dasar Hukum
    • Tujuan dan Strategi
    • Program Kerja
    • Struktur Organisasi
  • Berita
    • Nasional
    • Daerah
      • Kabupaten Bengkayang
      • Kabupaten Kapuas Hulu
      • Kabupaten Kayong Utara
      • Kabupaten Ketapang
      • Kabupaten Kubu Raya
      • Kabupaten Landak
      • Kabupaten Melawi
      • Kabupaten Mempawah
      • Kabupaten Sambas
      • Kabupaten Sanggau
      • Kabupaten Sekadau
      • Kabupaten Sintang
      • Kota Pontianak
      • Kota SIngkawang
  • Mimbar Rohani
    • Islam
    • Kristen
    • Katholik
    • Hindu
    • Buddha
    • Konghuchu
  • Budaya
  • Opini
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Tentang Kami
    • Sejarah SIngkat
    • Visi Misi
    • Urgensi FKUB
    • Dasar Hukum
    • Tujuan dan Strategi
    • Program Kerja
    • Struktur Organisasi
  • Berita
    • Nasional
    • Daerah
      • Kabupaten Bengkayang
      • Kabupaten Kapuas Hulu
      • Kabupaten Kayong Utara
      • Kabupaten Ketapang
      • Kabupaten Kubu Raya
      • Kabupaten Landak
      • Kabupaten Melawi
      • Kabupaten Mempawah
      • Kabupaten Sambas
      • Kabupaten Sanggau
      • Kabupaten Sekadau
      • Kabupaten Sintang
      • Kota Pontianak
      • Kota SIngkawang
  • Mimbar Rohani
    • Islam
    • Kristen
    • Katholik
    • Hindu
    • Buddha
    • Konghuchu
  • Budaya
  • Opini
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Berita

Ketua FKUB Kalbar: Generasi Muda Harus Rawat Keberagaman sebagai Kekayaan Bangsa

admin by admin
Februari 12, 2026
in Berita, Daerah
0
Ketua FKUB Kalbar: Generasi Muda Harus Rawat Keberagaman sebagai Kekayaan Bangsa
0
SHARES
39
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 

PONTIANAK –  fkub-kalbar.or.id, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kalimantan Barat, Prof. Dr. Ibrahim, M.A., menekankan pentingnya peran generasi muda dalam merawat keharmonisan dan toleransi beragama sebagai fondasi kesadaran berbangsa. Hal ini disampaikannya saat menjadi narasumber dalam acara Dialog Publik TVRI Kalimantan Barat bertajuk “Merajut Kesadaran Berbangsa Generasi Muda Melalui Harmoni dan Toleransi Beragama”, Rabu (11/2).

Dalam paparannya, Prof. Ibrahim mengingatkan bahwa Indonesia lahir dan dibentuk oleh keragaman. Oleh karena itu, menjaga persatuan Indonesia pada hakikatnya adalah menjaga keragaman itu sendiri.

“Generasi muda harus sadar bahwa Indonesia ini lahir dari keragaman. Kita tidak bicara soal satu agama atau satu suku, tapi banyak agama dan suku. Menjaga Indonesia adalah merawat keragaman. Perbedaan jangan dilihat sebagai potensi konflik atau kambing hitam masalah, melainkan sebagai kekayaan dan modal sosial untuk saling menguatkan,” ujar Prof. Ibrahim.

Guru Besar Ilmu Komunikasi dan Antarbudaya IAIN Pontianak  yang akrab disapa Prof. Ibrahim ini juga menyoroti tantangan besar yang dihadapi generasi muda (Gen Z dan Milenial) di era digital. Menurutnya, media sosial telah mengubah pola komunikasi menjadi sangat individualistis dan serba cepat, yang jika tidak difilter dengan baik, dapat melemahkan sikap toleransi.

“Media sosial membuat komunikasi menjadi sangat individual. Seringkali pesan di-share tanpa dibaca tuntas atau dipikirkan dampaknya. Ini tantangan literasi. Generasi muda perlu dibangun kesadarannya untuk memfilter pesan, memastikan kebenarannya, dan menimbang manfaatnya bagi orang lain sebelum menyebarkannya,” jelasnya.

Ia menambahkan, fenomena skeptisme dan polarisasi di kalangan anak muda sering kali muncul akibat kurangnya interaksi tatap muka (face-to-face). “Mereka asyik dalam kesendirian di ruang digital, sehingga rasa sosialnya berkurang. Solusinya, kita perlu membiasakan mereka dengan tanggung jawab sosial di dunia nyata dan memperbanyak ruang perjumpaan lintas iman,” tambahnya.

Untuk menangkal intoleransi dan radikalisme, Prof. Ibrahim memaparkan empat indikator utama dalam moderasi beragama yang harus dipahami generasi muda:

  1. Komitmen Kebangsaan: Semakin taat beragama, seharusnya semakin mencintai Indonesia dan patuh pada Pancasila serta NKRI.
  2. Toleransi: Ketaatan beragama harus melahirkan sikap menghargai perbedaan, bukan sebaliknya.
  3. Anti Kekerasan: Segala persoalan harus diselesaikan dengan dialog, bukan dengan cara-cara kekerasan.
  4. Akomodatif terhadap Budaya Lokal: Memahami agama harus sesuai dengan konteks budaya masyarakat setempat (kearifan lokal).

“Moderasi beragama bukanlah paham baru, melainkan nilai-nilai yang sudah lama hidup dalam budaya gotong royong kita dan substansi ajaran agama itu sendiri. Kita harus mampu hidup berdampingan (coexistence) dalam perbedaan. Itu adalah tingkatan toleransi yang paling tinggi,” tegasnya.

Prof. Ibrahim juga menekankan bahwa pendidikan toleransi pertama dan utama dimulai dari keluarga. Orang tua harus menjadi teladan (uswatun hasanah) dalam bersikap moderat dan menghargai perbedaan.

Menutup dialog, Prof. Ibrahim mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi menjaga situasi kondusif di Kalimantan Barat.

“Harmoni dan kerukunan adalah kunci dari segalanya. Pemerintah tidak bisa membangun jika daerah tidak kondusif. Mari kita rawat Kalimantan Barat yang aman dan harmoni, karena ini adalah tugas dan kepentingan kita bersama,” pungkasnya. (Red)

 

Advertisement Banner
Previous Post

🔴 DIALOG PUBLIK – MERAJUT KESADARAN BERBANGSA

Next Post

Jelang Imlek dan Bulan Puasa, FKUB Kalbar Ajak 24 Paguyuban Etnis Perkuat Kerukunan

admin

admin

Next Post
Jelang Imlek dan Bulan Puasa, FKUB Kalbar Ajak 24 Paguyuban Etnis Perkuat Kerukunan

Jelang Imlek dan Bulan Puasa, FKUB Kalbar Ajak 24 Paguyuban Etnis Perkuat Kerukunan

Discussion about this post

Recommended

FKUB Kalbar Hadiri Panen Raya Jagung Serentak Bersama Presiden Prabowo

FKUB Kalbar Hadiri Panen Raya Jagung Serentak Bersama Presiden Prabowo

1 tahun ago
Kapolres Lakukan Silaturrahim Bersama FKUB Sanggau

Kapolres Lakukan Silaturrahim Bersama FKUB Sanggau

5 tahun ago

Don't Miss

FKP Disdukcapil Ketapang Dorong Transformasi Digital Pelayanan Administrasi Kependudukan

FKP Disdukcapil Ketapang Dorong Transformasi Digital Pelayanan Administrasi Kependudukan

Oktober 7, 2026
ABRI/TNI DAN MERAWAT HARMONI KERUKUNAN UMAT BERAGAMA

ABRI/TNI DAN MERAWAT HARMONI KERUKUNAN UMAT BERAGAMA

Oktober 5, 2026
Sosialisasi Kerukunan Umat Beragama 2026: Ekoteologi Jadi Jembatan Kerukunan di Tengah Ancaman Karhutla

Sosialisasi Kerukunan Umat Beragama 2026: Ekoteologi Jadi Jembatan Kerukunan di Tengah Ancaman Karhutla

September 25, 2026
Bupati Sebastianus Darwis Kukuhkan Pengurus FKUB Bengkayang 2026–2031, Tekankan Pentingnya Rawat Kerukunan di Bumi Sebalo

Bupati Sebastianus Darwis Kukuhkan Pengurus FKUB Bengkayang 2026–2031, Tekankan Pentingnya Rawat Kerukunan di Bumi Sebalo

Oktober 6, 2026
Forum Kerukunan Umat Beragama Kalimantan Barat

@ 2020 Humas FKUB Kalimantan Barat

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Tentang Kami
    • Sejarah SIngkat
    • Visi Misi
    • Urgensi FKUB
    • Dasar Hukum
    • Tujuan dan Strategi
    • Program Kerja
    • Struktur Organisasi
  • Berita
    • Nasional
    • Daerah
      • Kabupaten Bengkayang
      • Kabupaten Kapuas Hulu
      • Kabupaten Kayong Utara
      • Kabupaten Ketapang
      • Kabupaten Kubu Raya
      • Kabupaten Landak
      • Kabupaten Melawi
      • Kabupaten Mempawah
      • Kabupaten Sambas
      • Kabupaten Sanggau
      • Kabupaten Sekadau
      • Kabupaten Sintang
      • Kota Pontianak
      • Kota SIngkawang
  • Mimbar Rohani
    • Islam
    • Kristen
    • Katholik
    • Hindu
    • Buddha
    • Konghuchu
  • Budaya
  • Opini
  • Galeri
    • Foto
    • Video

@ 2020 Humas FKUB Kalimantan Barat