• Beranda
  • Tentang Kami
    • Sejarah SIngkat
    • Visi Misi
    • Urgensi FKUB
    • Dasar Hukum
    • Tujuan dan Strategi
    • Program Kerja
    • Struktur Organisasi
  • Berita
    • Nasional
    • Daerah
      • Kabupaten Bengkayang
      • Kabupaten Kapuas Hulu
      • Kabupaten Kayong Utara
      • Kabupaten Ketapang
      • Kabupaten Kubu Raya
      • Kabupaten Landak
      • Kabupaten Melawi
      • Kabupaten Mempawah
      • Kabupaten Sambas
      • Kabupaten Sanggau
      • Kabupaten Sekadau
      • Kabupaten Sintang
      • Kota Pontianak
      • Kota SIngkawang
  • Mimbar Rohani
    • Islam
    • Kristen
    • Katholik
    • Hindu
    • Buddha
    • Konghuchu
  • Budaya
  • Opini
  • Galeri
    • Foto
    • Video
Minggu, Mei 3, 2026
Forum Kerukunan Umat Beragama Kalimantan Barat
Advertisement Banner
  • Beranda
  • Tentang Kami
    • Sejarah SIngkat
    • Visi Misi
    • Urgensi FKUB
    • Dasar Hukum
    • Tujuan dan Strategi
    • Program Kerja
    • Struktur Organisasi
  • Berita
    • Nasional
    • Daerah
      • Kabupaten Bengkayang
      • Kabupaten Kapuas Hulu
      • Kabupaten Kayong Utara
      • Kabupaten Ketapang
      • Kabupaten Kubu Raya
      • Kabupaten Landak
      • Kabupaten Melawi
      • Kabupaten Mempawah
      • Kabupaten Sambas
      • Kabupaten Sanggau
      • Kabupaten Sekadau
      • Kabupaten Sintang
      • Kota Pontianak
      • Kota SIngkawang
  • Mimbar Rohani
    • Islam
    • Kristen
    • Katholik
    • Hindu
    • Buddha
    • Konghuchu
  • Budaya
  • Opini
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Tentang Kami
    • Sejarah SIngkat
    • Visi Misi
    • Urgensi FKUB
    • Dasar Hukum
    • Tujuan dan Strategi
    • Program Kerja
    • Struktur Organisasi
  • Berita
    • Nasional
    • Daerah
      • Kabupaten Bengkayang
      • Kabupaten Kapuas Hulu
      • Kabupaten Kayong Utara
      • Kabupaten Ketapang
      • Kabupaten Kubu Raya
      • Kabupaten Landak
      • Kabupaten Melawi
      • Kabupaten Mempawah
      • Kabupaten Sambas
      • Kabupaten Sanggau
      • Kabupaten Sekadau
      • Kabupaten Sintang
      • Kota Pontianak
      • Kota SIngkawang
  • Mimbar Rohani
    • Islam
    • Kristen
    • Katholik
    • Hindu
    • Buddha
    • Konghuchu
  • Budaya
  • Opini
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Berita

Sutadi, SH : Satya dan Tepasalira, Pondasi Utama Khonghucu dalam Merawat Kerukunan

admin by admin
September 2, 2022
in Berita, Daerah
0
Sutadi, SH : Satya dan Tepasalira, Pondasi Utama Khonghucu dalam Merawat Kerukunan
0
SHARES
203
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pontianak – fkub-kalbar.or.id, Kerukunan tidak akan terjadi apabila seseorang individu atau kelompok masyarakat tidak melaksanakan toleransi dan Kerjasama serta mengedepankan ajaran Khonghucu yakni Satya dan Tepasalira.

Hal ini disampaikan oleh Sutadi, S.H selaku Ketua Majelis Tinggi Agama Konghuchu Kalimantan Barat dalam agenda Focus Group Discussion (FGD) Series kedua  dengan tema “ Merawat Kerukunan Dalam Pandangan Agama Konghuchu Songsong Pesta Demokrasi 2024”,  Rabu, 31/8 pagi bertempat di Aula Sekretariat FKUB Kalbar dan akan disiarkan secara langsung melalui Laman Fanspage FKUB Kalbar.

Menurutnya, harmoni dalam perspektif Khonghucu sangat relevan dengan konidis bangsa Indonesia yang terdiri atas beranekaragaman suku, bangsa, dan agama.

Dirinya mengutip pesan Nabi Konghuchu yang mengatakan bahwa “Orang yang bersamaan jalan suci belum tentu dapat bekerjasam. Tetapi orang yang berbeda jalan suci belum tentu tidak dapat bekerjasama.”

Dalam konteks politik seringkali orang berlomba-lomba untuk memperebutkan. Padahal dalam perspektif Konghuchu, perlombaan diperkenankan dimana saling berlomba disini dimaksudkan untuk menunjukkan kelebihan dan kekuatan masing-masing, bukan berebut dalam artian saling menjatuhkan satu dengan lain.

Kerukunan  adalah merupakan sikap saling menghormati dan menyayangi  dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Zhong    (忠): Mempunyai  pengertian  imani  suatu  rasa  tuntutan untuk  Satya  kepada Tuhan (忠 於 天 – Zhong Yu Tian), yang menjadikan kita menjadi manusia

Shu    (恕): Mempunyai  pengertian  bahwa   Firman Thian  (天 命 –  Tian Ming) yang terkandung dalam diri manusia sebagai watak sejatinya (性 – Xing) itu hendaknya dikembangkan dengan cara diamalkan pada sesama   (恕 於 人 – Shu Yu Ren) karena    memang    dengan    itulah    antar sesama    manusia dapat bersesuaian. Dan itu sudah menjadi  hukum-Nya,  karena    Firman-Nya  (天 命 –   Tian Ming)  itu awal-pangkal nya memang untuk diamalkan kepada sesama manusia sebagai kodrat kemanusiaan.
 
Jadi  jelaslah,  kepada  Tuhan  manusia  harus  Satya   ( 忠 於 天 – Zhong Yu Tian), dalam arti Satya (忠 – Zhong) kepada kodratnya yang telah difirmankanNya dan menjadi harkat kemanusiaannya tersebut. Dan itu menuntut pengamalan  kepada  sesama   ( 恕    於    人    –    Shu   Yu   Ren)  sebagai pengejawantahan akan FirmanNya itu. Dan ini berupa prilaku penuh tepaselira (恕 – Shu) kepada sesama manusia. Demikianlah pengertian imani dari azas Zhong Shu (忠 恕) yang harus benar-benar diamalkan dalam kehidupan setiap umat Agama Khonghucu.

Jadi inti ajaran Konghuchu adalah Satya dan Tepasalira. Karena Satya dan Tepaselira (tahu menimbang) itu tidak jauh dari Jalan Suci.


“Apa yang tidak diharapkan mengena diri-sendiri, janganlah diberikan orang lain”

                                                                                                             Kitab Zhong Yong XII: 3

Demikian,   maka   simbol   agama   Khonghucu   menggunakan gambar Mu Duo (木 鐸), yang  berfungsi  sebagai  Genta  Rohani  serta  diberi huruf / kata   忠  恕  – Zhong Shu atau Satya dan Tepaselira.   Satya – Tepasarira (忠  恕  –  Zhong Shu) merupakan jabaran Jalan Suci yang dibawakan Nabi Kongzi sebagai Jalan Suci Satu Yang Menembusi Semuanya (壹 貫 之 道 –

Yi  Guan  Zhi  Dao);  yakni:  Satya  menegakkan  Firman,  Menggemilangkan
Kebajikan dan mengamalkan dengan sebaik-baiknya dalam wujud mengasihi, tepaselira, menyayangi dan bertanggung jawab kepada sesama manusia, sesama makhluk dan alam lingkungan hidup karunia Tian ini. (Rilis)

Advertisement Banner
Previous Post

Dr Samsul Hidayat, MA: Prinsip Harmoni, Pandangan Khonghucu dalam Upaya Merawat Kerukunan

Next Post

Ketua FKUB Kalbar: Bawaslu Mesti Wujudkan Pemilu Progresif da Partisipatif

admin

admin

Next Post
Ketua FKUB Kalbar: Bawaslu Mesti Wujudkan Pemilu Progresif da Partisipatif

Ketua FKUB Kalbar: Bawaslu Mesti Wujudkan Pemilu Progresif da Partisipatif

Discussion about this post

Recommended

Featured Video Play Icon

Podcast Kerukunan 28: Potret Keberagaman Kalbar: Kekuatan dan Tantangannya

5 bulan ago
Pengurus Yayasan Vihara Ariamarama Bengkayang hadiri acara Jumat Curhat bersama Jajaran Polres Bengkayang

Pengurus Yayasan Vihara Ariamarama Bengkayang hadiri acara Jumat Curhat bersama Jajaran Polres Bengkayang

2 tahun ago

Don't Miss

Tji Cin Med Hadiri Upacara HUT Pemerintah Daerah Kab. Bengkayang ke 27 di Lapangan Upacara Kantor Bupati Bengkayang

Tji Cin Med Hadiri Upacara HUT Pemerintah Daerah Kab. Bengkayang ke 27 di Lapangan Upacara Kantor Bupati Bengkayang

April 28, 2026
Hadiri Malam Dharma Santi, Apresiasi Ketua FKUB untuk umat Hindu

Hadiri Malam Dharma Santi, Apresiasi Ketua FKUB untuk umat Hindu

April 25, 2026
Pengurus FKUB dan FPK Hadiri Undangan Rapat Koordinasi Kepala Bakesbangpol Kabupaten Bengkayang

Pengurus FKUB dan FPK Hadiri Undangan Rapat Koordinasi Kepala Bakesbangpol Kabupaten Bengkayang

April 22, 2026

Gelar Silaturrahim, Pemkab Ketapang Komitmen Perkuat SInergi

April 19, 2026
Forum Kerukunan Umat Beragama Kalimantan Barat

@ 2020 Humas FKUB Kalimantan Barat

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Tentang Kami
    • Sejarah SIngkat
    • Visi Misi
    • Urgensi FKUB
    • Dasar Hukum
    • Tujuan dan Strategi
    • Program Kerja
    • Struktur Organisasi
  • Berita
    • Nasional
    • Daerah
      • Kabupaten Bengkayang
      • Kabupaten Kapuas Hulu
      • Kabupaten Kayong Utara
      • Kabupaten Ketapang
      • Kabupaten Kubu Raya
      • Kabupaten Landak
      • Kabupaten Melawi
      • Kabupaten Mempawah
      • Kabupaten Sambas
      • Kabupaten Sanggau
      • Kabupaten Sekadau
      • Kabupaten Sintang
      • Kota Pontianak
      • Kota SIngkawang
  • Mimbar Rohani
    • Islam
    • Kristen
    • Katholik
    • Hindu
    • Buddha
    • Konghuchu
  • Budaya
  • Opini
  • Galeri
    • Foto
    • Video

@ 2020 Humas FKUB Kalimantan Barat