Pontianak – fkub-kalbar.or.id, Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Kalimantan Barat menerima kunjungan audiensi dan silaturahmi dari jajaran pengurus Serikat Mahasiswa Muslim Indonesia (SEMMI) Kalbar,Jumat, 14/11. Pertemuan tersebut bertujuan untuk memperkenalkan organisasi SEMMI sekaligus menjajaki peluang kolaborasi dalam program-program penguatan harmoni antarumat beragama.
Delegasi SEMMI yang hadir dipimpin oleh Ketua SEMMI Kalbar Abdul Latif dan pengurus SEMMI Kalbar serta Kota Pontianak.Dalam kesempatan tersebut Ketua SEMMI Kalbar menyampaikan maksud dan tujuan mereka kepada jajaran pimpinan FKUB. Perwakilan SEMMI menjelaskan bahwa, sebagai organisasi mahasiswa, mereka ingin bersinergi dan meminta bimbingan dari FKUB yang dipandang sebagai “payung” atau induk organisasi dalam merawat kerukunan di Kalbar.
Salah satu agenda utama yang diusulkan oleh SEMMI adalah rencana penyelenggaraan “Simposium Lintas Agama” yang diharapkan dapat dilaksanakan pada bulan Desember mendatang. Mereka berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah bagi antusiasme kaum muda dan mahasiswa untuk berperan aktif dalam mempromosikan toleransi, terutama menjelang perayaan hari-hari besar keagamaan.

Ketua FKUB Kalbar, Prof. Dr. Ibrahim, menyambut baik inisiatif dari SEMMI. Ia menegaskan bahwa FKUB menerima kunjungan tersebut dengan jajaran pimpinan lengkap yang mewakili berbagai majelis agama. Hal ini untuk menunjukkan bahwa SEMMI telah datang ke “rumah antar-agama” yang terbuka bagi semua golongan.
Prof. Ibrahim mengakui bahwa SEMMI merupakan organisasi yang baru dikenal oleh FKUB, tidak seperti organisasi kemahasiswaan lain yang sudah sering dilibatkan. Namun, ia melihat adanya keselarasan visi, terutama dalam komitmen SEMMI untuk memperkuat ideologi Pancasila, yang sejalan dengan misi FKUB.
“Kunjungan ini sangat berarti dan membuka pintu kolaborasi. Paling tidak, SEMMI sudah masuk dalam catatan kami untuk dilibatkan dalam peran-peran strategis menjaga kerukunan di Kalbar,” ujar Prof. Ibrahim.
FKUB menyatakan ketertarikannya pada konsep Simposium Lintas Agama dan membuka peluang diskusi lebih lanjut mengenai format acara tersebut, serta potensi kerja sama untuk program-program di tahun mendatang. Prof. Ibrahim juga mengundang para mahasiswa SEMMI untuk berkontribusi aktif melalui platform media FKUB, seperti website fkubkalbar.id, dengan menyumbangkan tulisan atau konten positif tentang kerukunan.
Pertemuan yang juga diwarnai dengan masukan dan nasihat dari pimpinan FKUB lainnya yang mewakili umat Katolik dan Hindu itu, ditutup dengan optimisme untuk menjalin kerja sama yang lebih erat di masa depan demi memelihara dan memperkuat keharmonisan di Kalimantan Barat (red)








Discussion about this post