Bengkayang – fkubkalbar.or.id, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bengkayang, Pdt. Kardinan, M.Pd.K., menghadiri Konferensi Kota Toleran (KKT) yang diselenggarakan oleh Setara Institute for Democracy and Peace di Hotel Swiss-Belinn Singkawang pada Sabtu dan Minggu, 15–16 November 2025.
Konferensi Kota Toleran (KKT) ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan memperkuat komitmen pemerintah serta masyarakat dalam mempromosikan toleransi dan kerukunan antarumat beragama. Dalam konferensi ini, dibahas berbagai isu terkait toleransi dan kerukunan, termasuk strategi untuk mencapai tujuan tersebut.
“Kami sangat senang dapat menghadiri konferensi ini dan berbagi pengalaman serta pengetahuan tentang toleransi dan kerukunan,” kata Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Bengkayang, Pdt. Kardinan, M.Pd.K. “Kami berharap konferensi ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran dan memperkuat komitmen pemerintah dan masyarakat dalam mempromosikan toleransi dan kerukunan,” tambahnya.
Direktur Setara Institute for Democracy and Peace, Halili Hasan, mengatakan, kegiatan tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Indonesia sebagaimana tertuang dalam Asta Cita, RPJPN, dan RPJMN 2025-2029 yang menempatkan toleransi antarumat beragama sebagai salah satu agenda strategis pembangunan.
SETARA Institute memandang penting untuk terus mengonsolidasikan upaya kolektif dalam memperkuat ekosistem toleransi, terutama melalui penguatan tiga pilar kepemimpinan, yaitu: kepemimpinan politik, kepemimpinan birokrasi, dan kepemimpinan sosial.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, SETARA Institute tengah menyusun penyelenggaraan Konferensi Kota Toleran pertama (KKT-I) yang dimaksudkan sebagai forum antarpemerintah kota untuk saling bertukar cerita dan pengalaman antardaerah mengenai progresi dan inovasi yang dilakukan dalam rangka pembangunan ekosistem toleransi dan penguatan inklusi di daerah. (Kontributor: Tji Cin Med, B.CL)







Discussion about this post