Pontianak – fkub-kalbar.or.id, Cara pandang beragama yang moderat ditengah berbagai perbedaan agama dan keyakinan beragama merupakan misi besar bangsa ini, sebagaimana marak digaungkan oleh Kementerian Agama dalam kurung waktu satu dekade ini. Hanya dengan moderasi beragama bangsa ini bisa mewujudkan kerukunan dan harmonisasi antar umat yang beragam agama dan keyakinannya. Demikian pernyataan Ketua FKUB Kalbar saat memberikan materi pada kegiatan Penguatan Moderasi Beragama bagi Guru Pendidikan Agama Islam yang diselenggarakan oleh Bidang Pendidikan Islam dan Pendidikan Keagamaan Islam (PAPKIS) Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat, Senin 8/12.
Dalam paparan materinya, Prof. Ibrahim menegaskan pentingnya peran Guru PAI dalam upaya membangun generasi bangsa yang moderat, generasi yang baik pemahaman keagamaannya dan toleran dengan segala perbedaan. Guru PAI adalah garda terdepan dalam menanamkan nilai-nilai moderasi beragama pada generasi bangsa ini, mulai dari tingkat dasar (SD), menengah pertama (SMP) hingga tingkat atas (SMA). Jika nilai Moderasi Beragama bisa ditanamkan secara baik dan maksimal melalui Pendidikan Agama Islam di sekolah, saya percaya anak-anak kita akan terhindar dari berbagai persoalan intoleransi, radikal-ekstrimis, bahkan terorisme atas nama perbedaan agama. Kasus pengeboman yang terjadi di SMA 72 Jakarta beberapa waktu lalu, adalah tamparan buat bangsa ini, terutama institusi Pendidikan.
Karen
a itu, Guru Besar Ilmu Komunikasi Penyiaran Islam dan Antarbudaya IAIN Pontianak yang juga Ketua FKUB Kalbar ini sangat berharap akan peran besar para Guru PAI untuk menjadi garda terdepan membangun generasi Islam yang moderat dalam berpandangan, berpikir dan bersikap atas semua perbedaan, baik agama dan keyakinan, maupun etnik, budaya dan sebagainya. Sebab hanya dengan itu kita mampu hadirkan kerukunan dan harmonisasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, tegasnya.
Kegiatan yang dilangsungkan di Aula 2 Kementerian Agama ini dihadiri oleh lebih kurang 70 peserta yang merupakan Guru PAI di wilayah Kabupaten Kubu Raya. “Mereka ini adalah guru PAI yang mengajar di sekolah-sekolah yang ada di wilayah Kabupaten Kubu Raya, mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA, jelas Nahruji, Kabid PAPKIS Kanwil Kementerian Agama Kalimantan Barat, yang merupakan penyelenggara kegiatan ini.








Discussion about this post