BENGKAYANG — fkub-kalbar.or.id, Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bengkayang hadir sebagai narasumber dalam seminar yang diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bengkayang. Acara ini berlangsung di Aula Mess Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkayang pada Senin, 26/10.
Dalam kegiatan tersebut, FKUB Kabupaten Bengkayang mengutus anggotanya, H. Miftahurrohman, S.Ag., M.H., untuk memaparkan materi mengenai pentingnya ketahanan keluarga pada Seminar Pembinaan Mental, Karakter, dan Ketahanan Keluarga Berbasis Nilai Agama serta Kebangsaan.
Seminar yang berlangsung pukul 10.30 hingga 12.00 WIB ini merupakan bagian dari rangkaian pengukuhan pengurus GOW Kabupaten Bengkayang. Kegiatan tersebut dihadiri oleh istri Wakil Bupati Bengkayang, Yuliati Syamsul Rizal, serta 65 anggota pengurus GOW.
Program garapan Bidang Hukum dan Pembinaan Mental GOW Kabupaten Bengkayang ini bertujuan memperkuat pemahaman para pengurus organisasi perempuan mengenai pentingnya membangun keluarga yang tangguh, harmonis, dan berkarakter melalui pengamalan nilai-nilai agama serta semangat kebangsaan.
Dalam paparannya, narasumber menjelaskan lima dimensi utama ketahanan keluarga yang perlu menjadi perhatian bersama:
- Legalitas dan Struktur Keluarga: kepemilikan dokumen kependudukan dan rumah tangga yang sah, serta kejelasan status dan hubungan antaranggota keluarga.
- Ketahanan Fisik: kemampuan keluarga memenuhi kebutuhan dasar, seperti pangan, sandang, tempat tinggal, kesehatan, dan lingkungan hidup yang layak.
- Ketahanan Ekonomi: kemampuan keluarga mengelola sumber daya keuangan, memenuhi kebutuhan hidup, serta merencanakan masa depan secara bertanggung jawab.
- Ketahanan Psikologis: kemampuan keluarga mengelola emosi, menghadapi tekanan, menyelesaikan konflik secara sehat, dan membangun komunikasi yang terbuka antaranggotanya.
- Ketahanan Sosial Budaya: kemampuan keluarga menanamkan nilai-nilai luhur, menjaga hubungan baik dengan masyarakat, melestarikan budaya positif, serta memupuk sikap saling menghormati di tengah keberagaman suku, agama, dan latar belakang sosial.
Pengurus FKUB Kabupaten Bengkayang mengapresiasi suksesnya seminar ini. Ke depan, organisasi kemasyarakatan perempuan diharapkan terus bersinergi dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Bengkayang.








Discussion about this post