PONTIANAK – Ratusan masyarakat dari berbagai elemen meramaikan acara Perayaan Imlek Bersama 2577 Kongzili. Acara yang mengusung tema “Menebar Kebaikan Menuai Keharmonisan dalam Pembangunan” ini , sukses digelar secara meriah pada hari Rabu, 25/2, bertempat di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, Jl. Ahmad Yani No. 1, Pontianak.
Kegiatan spektakuler ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Kepala Kanwil, jajaran Forkopimda, perwakilan Ormas, serta perwakilan dari Kapolda, Pangdam, Danlanud, dan Kejaksaan Tinggi. Turut diundang pula tokoh-tokoh penting termasuk FKUB Kalbar.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, S.IP., M.Si., menyampaikan pesan mendalam mengenai semangat tahun “Kuda Api”. Ia mengajak seluruh masyarakat Tionghoa untuk terus maju dan bersinar dalam membangun daerah.
“Di Kalimantan Barat terdapat 24 suku yang harus kita jaga, cintai, dan ayomi bersama. Saya ingin Kalimantan Barat tetap aman, tentram, harmonis, dan toleran,” ujar Wagub Krisantus. Ia juga menekankan pentingnya pelestarian budaya yang autentik sebagai identitas kekayaan nusantara di Kalimantan Barat.
Senada dengan Wagub, Sekretaris Umum FKUB Kalbar, H. Nur Sahid, turut memberikan apresiasi tinggi. Ia menyebut bahwa kegiatan Imlek 2577 Kongzili Nusantara di Pendopo Gubernur ini merupakan event yang sangat luar biasa karena berhasil mengumpulkan para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan unsur Forkopimda Kalbar.

“Walaupun sebagian besar diwakili, ini merupakan kegiatan yang spektakuler yang dihadiri ratusan peserta dari berbagai elemen. Oleh karenanya, kegiatan Imlek bersama ini merupakan salah satu upaya menciptakan keharmonisan dan kerukunan di Kalimantan Barat. Ini patut kita jadikan contoh sebagai salah satu kearifan lokal yang ada di Kalimantan Barat dalam merawat kerukunan umat beragama,” tegas H. Nur Sahid.
Kemeriahan acara ini tidak lepas dari kerja keras panitia yang diketuai oleh Ng Miaw Phin dan Sekretaris Js. Tjhin Djie Sen , serta dukungan penuh dari berbagai organisasi lintas elemen seperti PSMTI Kalbar , MATAKIN Kalbar , dan INTI Kalbar.
Rangkaian acara disusun dengan sangat apik dan sarat akan nilai toleransi, di antaranya meliputi:
-
Penampilan kebudayaan seperti Atraksi Barongsai dan Tarian Tidayu.
-
Aksi sosial berupa Penyerahan Bantuan Kepada 20 Pemadam Kebakaran Swasta.
-
Momen kebersamaan lintas agama melalui kegiatan Buka Puasa Bersama.
-
Pembagian doorprize berupa angpao yang menambah semarak suasana.
Perayaan Imlek Bersama tahun ini membuktikan bahwa Kalimantan Barat terus menjadi barometer kerukunan, di mana perbedaan budaya dan agama justru dirayakan sebagai kekuatan utama dalam membangun daerah yang harmonis. (Red)








Discussion about this post