Bengkayang – fkub-kalbar.or.id, Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bengkayang, Tji Cin Med, B.CL. (Buddha), Wiyono, S.Pd.B. (Buddha), dan J.A. Dopong (Katolik) hadir di rumah duka Sentosa Bengkayang untuk bersama-sama pengurus Yayasan Vihara Aryamarama Bengkayang (YVAB) memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum Lai Pit Bui selaku mantan ketua YVAB periode 2000–2013 dan penasihat YVAB periode 2013–2026 pada Senin malam (6/4).
Almarhum Lai Pit Bui merupakan sosok senior tokoh agama Buddha Tridharma Kabupaten Bengkayang yang sangat dihormati dan berkompeten di bidangnya. Beliau sepanjang hidupnya memberikan kontribusi waktu, tenaga, pikiran, bahkan biaya pribadi untuk mendukung dan memajukan kegiatan peribadatan umat Buddha Tridharma di Kabupaten Bengkayang.
Selain sebagai tokoh agama Buddha, almarhum Lai Pit Bui juga dikenal sebagai tokoh senior masyarakat Tionghoa Kabupaten Bengkayang. Semasa hidupnya, beliau terlibat aktif mewakili masyarakat Tionghoa dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan yang diselenggarakan baik oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkayang maupun pihak swasta. Pengabdian tanpa tanda jasa yang diberikan oleh beliau mendapat pengakuan dari seluruh elemen masyarakat Kabupaten Bengkayang, bahkan seluruh pejabat Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkayang hingga sekarang.
Selain sebagai tokoh senior di kalangan masyarakat Tionghoa Kabupaten Bengkayang, almarhum Lai Pit Bui juga dikenal sebagai sosok suami dan ayah yang sangat peduli dengan keluarga. Di tengah kesibukannya yang aktif sebagai tokoh agama dan tokoh masyarakat Tionghoa, beliau tidak pernah lalai menjalankan tugas sebagai seorang kepala keluarga, suami, dan ayah yang baik. Beliau berhasil mendidik anak-anaknya menjadi pribadi yang mandiri dan sukses dalam dunia usaha. Kebahagiaan yang luar biasa juga dirasakan oleh sang istri, anak, menantu, dan cucu-cucunya.
Salah satu anak dari almarhum Lai Pit Bui, putra tunggalnya, Rivan, mengatakan bahwa ayahnya merupakan sosok panutan dan teladan bagi seisi keluarga. “Almarhum papa kami merupakan sosok yang luar biasa bagi kami. Meskipun raganya sudah tiada, didikan dan keteladanan papa kami selamanya hidup dalam hati kami. Kami akan menjadi anak yang tegar dan menjadi anak yang baik bagi ibu kami. Kami berterima kasih kepada segenap Pengurus FKUB Kabupaten Bengkayang serta seluruh masyarakat yang hadir pada malam ini untuk memberikan doa kepada papa kami, serta memberikan kami kekuatan untuk menghadapi cobaan yang berat ini,” ujar Rivan. (Kontributor: Tji Cin Med, B.CL.)








Discussion about this post