• Beranda
  • Tentang Kami
    • Sejarah SIngkat
    • Visi Misi
    • Urgensi FKUB
    • Dasar Hukum
    • Tujuan dan Strategi
    • Program Kerja
    • Struktur Organisasi
  • Berita
    • Nasional
    • Daerah
      • Kabupaten Bengkayang
      • Kabupaten Kapuas Hulu
      • Kabupaten Kayong Utara
      • Kabupaten Ketapang
      • Kabupaten Kubu Raya
      • Kabupaten Landak
      • Kabupaten Melawi
      • Kabupaten Mempawah
      • Kabupaten Sambas
      • Kabupaten Sanggau
      • Kabupaten Sekadau
      • Kabupaten Sintang
      • Kota Pontianak
      • Kota SIngkawang
  • Mimbar Rohani
    • Islam
    • Kristen
    • Katholik
    • Hindu
    • Buddha
    • Konghuchu
  • Budaya
  • Opini
  • Galeri
    • Foto
    • Video
Rabu, Mei 6, 2026
Forum Kerukunan Umat Beragama Kalimantan Barat
Advertisement Banner
  • Beranda
  • Tentang Kami
    • Sejarah SIngkat
    • Visi Misi
    • Urgensi FKUB
    • Dasar Hukum
    • Tujuan dan Strategi
    • Program Kerja
    • Struktur Organisasi
  • Berita
    • Nasional
    • Daerah
      • Kabupaten Bengkayang
      • Kabupaten Kapuas Hulu
      • Kabupaten Kayong Utara
      • Kabupaten Ketapang
      • Kabupaten Kubu Raya
      • Kabupaten Landak
      • Kabupaten Melawi
      • Kabupaten Mempawah
      • Kabupaten Sambas
      • Kabupaten Sanggau
      • Kabupaten Sekadau
      • Kabupaten Sintang
      • Kota Pontianak
      • Kota SIngkawang
  • Mimbar Rohani
    • Islam
    • Kristen
    • Katholik
    • Hindu
    • Buddha
    • Konghuchu
  • Budaya
  • Opini
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Tentang Kami
    • Sejarah SIngkat
    • Visi Misi
    • Urgensi FKUB
    • Dasar Hukum
    • Tujuan dan Strategi
    • Program Kerja
    • Struktur Organisasi
  • Berita
    • Nasional
    • Daerah
      • Kabupaten Bengkayang
      • Kabupaten Kapuas Hulu
      • Kabupaten Kayong Utara
      • Kabupaten Ketapang
      • Kabupaten Kubu Raya
      • Kabupaten Landak
      • Kabupaten Melawi
      • Kabupaten Mempawah
      • Kabupaten Sambas
      • Kabupaten Sanggau
      • Kabupaten Sekadau
      • Kabupaten Sintang
      • Kota Pontianak
      • Kota SIngkawang
  • Mimbar Rohani
    • Islam
    • Kristen
    • Katholik
    • Hindu
    • Buddha
    • Konghuchu
  • Budaya
  • Opini
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Opini

RELASI ISLAM-KRISTEN ; Membedah Pemikiran Kiai Said Aqil Siroj

admin by admin
Desember 29, 2023
in Opini
0
0
SHARES
32
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Penulis: Muhammad Nashir Syam

(Anggota FKUB Kabupaten Ketapang)

Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj, MA (selanjutnya ditulis : Kiai SAS) adalah satu dari beberapa nahdliyin yang mewarisi pemikiran Gus Dur, terkait dengan ide-ide pluralism dan wacana kemanusiaan. Kalau Greg Barton (penulis buku ‘Biografi Gus Dur’) menyebut Gus Dur berfikiran liberal, maka Kiai SAS pun tak jauh dari itu, kendati dalam sebuah tulisannya pria kelahiran Cirebon 70 tahun silam ini menentang liberalism. Akan tetapi pernyataannya yang sering dikutip massmedia acapkali mengundang kontroversi, sehingga banyak yang mencap ia liberalis, agen Syi’ah, anti Arab dan bahkan antek Yahudi.

Satu pikiran menarik yang penulis catat ialah ketika kiai SAS menjelaskan relasi Islam-Kristen sebagaimana yang terdapat dalam bukunya : Tasawuf sebagai Kritik Sosial.

Ia menyebutkan bahwa hubungan Islam-Kristen sudah “mesra” sejak awal. Kendatipun dalam perjalanan kemesraannya pernah diwarnai “pertengkaran” yakni Perang Salib pada abad ke-10 sampai 11 M tetapi dalam konteks sejarah sejatinya peristiwa itu meletup lebih disebabkan oleh faktor tendensi politik dan ekonomi ; bukan perang antar-agama. Demikian pula ketika Eropa datang “menjajah” nusantara (baca : Indonesia) menimbulkan imeg bahwa Kristen masuk ke Indonesia bersamaan dengan proses penjajahan, sehingga pejuang kita menyebut melawan mereka adalah jihad melawan orang kafir.

Kiai SAS mengatakan, ada fakta sejarah yang menunjukkan betapa relasi Islam-Kristen terjadi sangat harmonis ;

Pertama, sewaktu nabi masih berusia belia melakukan perjalanan niaga ke Syam dengan pamannya; Abu Thalib. Bersualah mereka dengan seorang pendeta Nasrani bernama Buhaira (atau Bahira). Sang pendeta mengamati sosok fisik Muhammad, kemudian ia menyarankan bahwa demi keamanan, agar kembali pulang ke Makkah karena menurutnya Muhammad adalah sosok yang akan menjadi nabi, sebagaimana yang tersirat dalam Injil.

 

Kedua, sewaktu nabi mengalami keguncangan psikis setelah menerima wahyu pertama sebagai tanda kenabian. Khadijah, isterinya membawa beliau kepada tokoh Nasrani Waraqah bin Naufal. Orang Nasrani yang saleh ini memberi tahu bahwa peristiwa itu sebagai pertanda kenabian terakhir untuk Muhammad. Jadi dari dua peristiwa di atas, orang-orang Nasranilah dari segi horisontal yang memberi legitimasi kepada Nabi Muhammad SAW sebagai nabi terakhir.

Teks al-Qur’an memberikan perhatian cukup besar terhadap relasi harmonis Islam-Kristen. Ketika terjadi perang antara Kerajaan Persia dan Romawi, justeru Nabi berdoa untuk kemenangan Romawi yang saat itu merupakan pusat agama Katholik (sekalipun Allah berkehendak lain, Persia-lah yang menang (baca : surah Ar-Rum : 2-4). Demikian pula ketika orang-orang Yahudi mendikskreditkan Maryam (atau Maria) sebagai perempuan yang tidak bermoral maka Al-Qur’an menjelaskan kesuciannya dalam surah Maryam sekaligus memulihkan nama baiknya, bahkan ditegaskan siapapun yang menghinanya berarti sejajar dengan orang-orang kafir.

Al-Qur’an juga menaruh simpati atas tragedi Najran yang menimpa umat Nasrani di kota Najran (wilayah selatan Arab Saudi, sekarang) di mana umat Nasrani disiksa dan dimasukkan ke dalam parit yang terbakar, diabadikan oleh Al-Qur’an dengan penuh empati (surah Al-Buruj 4-8). Dikisahkan pula beberapa sahabat Nabi hijrah ke Etiopia dan meminta suaka politik kepada Raja An-Najjasyi. Penguasa Nasrani ini berhasil melindungi sahabat Nabi dari ancaman pembunuhan Kafir Quraisy. Kisah tersebut diabadikan dalam Al-Qur’an surah Al-Maidah ayat 82.

Kata kiai SAS, interaksi harmonis Islam-Kristen bukan hanya sebatas dalam masalah-masalah teologis, melainkan juga pada semua aspek kehidupan social-kemasyarakatan. Narasi kiai SAS terkait dengan betapa harmonisnya relasi Islam-Kristen itu sama sekali bukan berarti kedua agama samawi itu tidak ada sekat perbedaan. Dalam masalah-masalah yang bersifat prinsip-fundamental tentulah perbedaan itu sesuatu yang niscaya. Tapi mengapa pula perbedaannya yang musti diperuncing ? Sebagai pewaris ideologis pemikiran Gus Dur, kiai SAS tahu betul itu.

Wallahu a’lam.

 

 

Advertisement Banner
Previous Post

Refleksi Natal 2023 Bagi Kemanusiaan

Next Post

Perkuat Kerukunan Prof Ibrahim Besilaturrahmi Dengan Tokoh Lintas Agama Kapuas Hulu

admin

admin

Next Post
Perkuat Kerukunan Prof Ibrahim Besilaturrahmi Dengan Tokoh Lintas Agama Kapuas Hulu

Perkuat Kerukunan Prof Ibrahim Besilaturrahmi Dengan Tokoh Lintas Agama Kapuas Hulu

Discussion about this post

Recommended

Aguspinus: Melalui Perayaan Hari Ulang Tahun Dewi Kwan Im, Kita Tebarkan Kasih Sayang, Semangat Saling Membantu Terhadap Sesama, dan Mencintai Semua Makhluk Hidup Sesuai Ajaran Agama Buddha

Aguspinus: Melalui Perayaan Hari Ulang Tahun Dewi Kwan Im, Kita Tebarkan Kasih Sayang, Semangat Saling Membantu Terhadap Sesama, dan Mencintai Semua Makhluk Hidup Sesuai Ajaran Agama Buddha

2 tahun ago
Kisah Inspiratif Slamet: Lansia Muslim, 30 Tahun Setia Jaga Kelenteng Tengah Laut Kubu Raya

Kisah Inspiratif Slamet: Lansia Muslim, 30 Tahun Setia Jaga Kelenteng Tengah Laut Kubu Raya

3 bulan ago

Don't Miss

Tji Cin Med Hadiri Upacara HUT Pemerintah Daerah Kab. Bengkayang ke 27 di Lapangan Upacara Kantor Bupati Bengkayang

Tji Cin Med Hadiri Upacara HUT Pemerintah Daerah Kab. Bengkayang ke 27 di Lapangan Upacara Kantor Bupati Bengkayang

April 28, 2026
Hadiri Malam Dharma Santi, Apresiasi Ketua FKUB untuk umat Hindu

Hadiri Malam Dharma Santi, Apresiasi Ketua FKUB untuk umat Hindu

April 25, 2026
Pengurus FKUB dan FPK Hadiri Undangan Rapat Koordinasi Kepala Bakesbangpol Kabupaten Bengkayang

Pengurus FKUB dan FPK Hadiri Undangan Rapat Koordinasi Kepala Bakesbangpol Kabupaten Bengkayang

April 22, 2026

Gelar Silaturrahim, Pemkab Ketapang Komitmen Perkuat SInergi

April 19, 2026
Forum Kerukunan Umat Beragama Kalimantan Barat

@ 2020 Humas FKUB Kalimantan Barat

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Tentang Kami
    • Sejarah SIngkat
    • Visi Misi
    • Urgensi FKUB
    • Dasar Hukum
    • Tujuan dan Strategi
    • Program Kerja
    • Struktur Organisasi
  • Berita
    • Nasional
    • Daerah
      • Kabupaten Bengkayang
      • Kabupaten Kapuas Hulu
      • Kabupaten Kayong Utara
      • Kabupaten Ketapang
      • Kabupaten Kubu Raya
      • Kabupaten Landak
      • Kabupaten Melawi
      • Kabupaten Mempawah
      • Kabupaten Sambas
      • Kabupaten Sanggau
      • Kabupaten Sekadau
      • Kabupaten Sintang
      • Kota Pontianak
      • Kota SIngkawang
  • Mimbar Rohani
    • Islam
    • Kristen
    • Katholik
    • Hindu
    • Buddha
    • Konghuchu
  • Budaya
  • Opini
  • Galeri
    • Foto
    • Video

@ 2020 Humas FKUB Kalimantan Barat