• Beranda
  • Tentang Kami
    • Sejarah SIngkat
    • Visi Misi
    • Urgensi FKUB
    • Dasar Hukum
    • Tujuan dan Strategi
    • Program Kerja
    • Struktur Organisasi
  • Berita
    • Nasional
    • Daerah
      • Kabupaten Bengkayang
      • Kabupaten Kapuas Hulu
      • Kabupaten Kayong Utara
      • Kabupaten Ketapang
      • Kabupaten Kubu Raya
      • Kabupaten Landak
      • Kabupaten Melawi
      • Kabupaten Mempawah
      • Kabupaten Sambas
      • Kabupaten Sanggau
      • Kabupaten Sekadau
      • Kabupaten Sintang
      • Kota Pontianak
      • Kota SIngkawang
  • Mimbar Rohani
    • Islam
    • Kristen
    • Katholik
    • Hindu
    • Buddha
    • Konghuchu
  • Budaya
  • Opini
  • Galeri
    • Foto
    • Video
Rabu, Oktober 7, 2026
Forum Kerukunan Umat Beragama Kalimantan Barat
Advertisement Banner
  • Beranda
  • Tentang Kami
    • Sejarah SIngkat
    • Visi Misi
    • Urgensi FKUB
    • Dasar Hukum
    • Tujuan dan Strategi
    • Program Kerja
    • Struktur Organisasi
  • Berita
    • Nasional
    • Daerah
      • Kabupaten Bengkayang
      • Kabupaten Kapuas Hulu
      • Kabupaten Kayong Utara
      • Kabupaten Ketapang
      • Kabupaten Kubu Raya
      • Kabupaten Landak
      • Kabupaten Melawi
      • Kabupaten Mempawah
      • Kabupaten Sambas
      • Kabupaten Sanggau
      • Kabupaten Sekadau
      • Kabupaten Sintang
      • Kota Pontianak
      • Kota SIngkawang
  • Mimbar Rohani
    • Islam
    • Kristen
    • Katholik
    • Hindu
    • Buddha
    • Konghuchu
  • Budaya
  • Opini
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Tentang Kami
    • Sejarah SIngkat
    • Visi Misi
    • Urgensi FKUB
    • Dasar Hukum
    • Tujuan dan Strategi
    • Program Kerja
    • Struktur Organisasi
  • Berita
    • Nasional
    • Daerah
      • Kabupaten Bengkayang
      • Kabupaten Kapuas Hulu
      • Kabupaten Kayong Utara
      • Kabupaten Ketapang
      • Kabupaten Kubu Raya
      • Kabupaten Landak
      • Kabupaten Melawi
      • Kabupaten Mempawah
      • Kabupaten Sambas
      • Kabupaten Sanggau
      • Kabupaten Sekadau
      • Kabupaten Sintang
      • Kota Pontianak
      • Kota SIngkawang
  • Mimbar Rohani
    • Islam
    • Kristen
    • Katholik
    • Hindu
    • Buddha
    • Konghuchu
  • Budaya
  • Opini
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Berita

Merusak Alam, Merusak Kemanusiaan: Dialog Lintas Iman Soroti Krisis Ekologis di Kalbar

admin by admin
Agustus 20, 2026
in Berita, Daerah
0
Merusak Alam, Merusak Kemanusiaan: Dialog Lintas Iman Soroti Krisis Ekologis di Kalbar
0
SHARES
28
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 

PONTIANAK –  fkub-kalbar.or.id, Dalam rangka merefleksikan kondisi lingkungan hidup yang kian mengkhawatirkan, sebuah wadah diskusi lintas iman bertajuk “Merusak Alam, Merusak Kemanusiaan” sukses diselenggarakan pada Senin, 17/8. Bertempat di Masjid Al-Kautsar, acara ini diinisiasi oleh Gusdurian Pontianak dengan dukungan dari WALHI Kalimantan Barat, Yayasan Suar Asa Khatulistiwa (SAKA), dan sejumlah pihak lainnya.

Diskusi bersama ini menghadirkan tiga narasumber utama, yakni Hendy dari WALHI Kalbar, Suster Magdalena Paula dari Rumah Belas Kasih, dan Maulana Muztahidin dari Mubaligh Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) Pontianak.

Dalam paparannya, Hendy menyoroti anomali iklim yang kini ironisnya mulai dianggap sebagai suatu kewajaran oleh masyarakat Kalimantan Barat.

“Di Pontianak atau di Kalimantan Barat sendiri itu… saat ini kita ganti jadinya musim banjir dan musim kabut asap,” ungkap Hendy. Ia membeberkan data deforestasi yang memprihatinkan, di mana pada tahun 2025 saja, terdapat 31.876 hektar hutan alam yang hilang di Kalbar, atau setara dengan tiga kali luas Kota Pontianak. Hendy juga menekankan bahwa rakyat kecillah yang paling merasakan ketidakadilan dan menanggung risiko dari kerusakan ekologis ini.

Dari sudut pandang iman Katolik, Suster Magdalena Paula merefleksikan hubungan simbiosis mutualisme antara manusia dan alam. Mengutip ensiklik Laudato Si dari Paus Fransiskus, ia mengingatkan bahwa bumi adalah ibu dan saudara yang harus dihormati perlakuannya. Suster Paula mengajak kaum muda untuk tidak sekadar melakukan protes atau memasang spanduk, tetapi memulai dari langkah nyata dan sederhana di lingkungan sendiri.

“Bangunlah pagi-pagi siram tanaman di depan halamanmu… Kalau kamu lakukan itu akan berefek sangat besar,” pesannya.

Sementara itu, Mubaligh Ahmadiyah Pontianak Maulana Muztahidin membawa perspektif ekoteologi Islam dengan menegaskan bahwa bumi adalah amanah atau titipan dari Allah SWT. Menurutnya, alam semesta adalah ayat kauniah (tanda kekuasaan Allah) yang wajib dijaga oleh manusia yang berperan sebagai khalifah.

“Ketika seseorang misalkan melakukan kerusakan terhadap bumi, maka pada dasarnya dia sedang mengingkari sifat rububiyah Allah Subhanahu wa taala itu sendiri,” tegasnya.

Dirinya juga mengungkapkan salah satu ikhtiar yang dilakukan oleh Jemaat Ahmadiyah sebagai bentuk komtmennya atas penjagaan lingkungan diantaranya melalui penanaman 100.000 di seluruh Indonesia pohon sebagai bentuk solusi nyata dari ajaran agama berupa sedekah ekologis.

Advertisement Banner
Previous Post

Merdeka dalam Iman, Rukun dalam Perbedaan

Next Post

FKUB Kubu Raya Gelar Aksi Sosial Pembagian Masker, Wujud Kepedulian terhadap Kesehatan Masyarakat

admin

admin

Next Post
FKUB Kubu Raya Gelar Aksi Sosial Pembagian Masker, Wujud Kepedulian terhadap Kesehatan Masyarakat

FKUB Kubu Raya Gelar Aksi Sosial Pembagian Masker, Wujud Kepedulian terhadap Kesehatan Masyarakat

Discussion about this post

Recommended

Perayaan Cap Go Meh Tahun 2025 Kecamatan Bengkayang Berjalan Sukses dan Meriah

Perayaan Cap Go Meh Tahun 2025 Kecamatan Bengkayang Berjalan Sukses dan Meriah

2 tahun ago
Toleransi Tak Cukup Antarumat Beragama, Kaban Kesbangpol Kalbar Ajak Pemuda Hargai Perbedaan Etnis dan Budaya

Toleransi Tak Cukup Antarumat Beragama, Kaban Kesbangpol Kalbar Ajak Pemuda Hargai Perbedaan Etnis dan Budaya

1 tahun ago

Don't Miss

FKP Disdukcapil Ketapang Dorong Transformasi Digital Pelayanan Administrasi Kependudukan

FKP Disdukcapil Ketapang Dorong Transformasi Digital Pelayanan Administrasi Kependudukan

Oktober 7, 2026
ABRI/TNI DAN MERAWAT HARMONI KERUKUNAN UMAT BERAGAMA

ABRI/TNI DAN MERAWAT HARMONI KERUKUNAN UMAT BERAGAMA

Oktober 5, 2026
Sosialisasi Kerukunan Umat Beragama 2026: Ekoteologi Jadi Jembatan Kerukunan di Tengah Ancaman Karhutla

Sosialisasi Kerukunan Umat Beragama 2026: Ekoteologi Jadi Jembatan Kerukunan di Tengah Ancaman Karhutla

September 25, 2026
Bupati Sebastianus Darwis Kukuhkan Pengurus FKUB Bengkayang 2026–2031, Tekankan Pentingnya Rawat Kerukunan di Bumi Sebalo

Bupati Sebastianus Darwis Kukuhkan Pengurus FKUB Bengkayang 2026–2031, Tekankan Pentingnya Rawat Kerukunan di Bumi Sebalo

Oktober 6, 2026
Forum Kerukunan Umat Beragama Kalimantan Barat

@ 2020 Humas FKUB Kalimantan Barat

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Tentang Kami
    • Sejarah SIngkat
    • Visi Misi
    • Urgensi FKUB
    • Dasar Hukum
    • Tujuan dan Strategi
    • Program Kerja
    • Struktur Organisasi
  • Berita
    • Nasional
    • Daerah
      • Kabupaten Bengkayang
      • Kabupaten Kapuas Hulu
      • Kabupaten Kayong Utara
      • Kabupaten Ketapang
      • Kabupaten Kubu Raya
      • Kabupaten Landak
      • Kabupaten Melawi
      • Kabupaten Mempawah
      • Kabupaten Sambas
      • Kabupaten Sanggau
      • Kabupaten Sekadau
      • Kabupaten Sintang
      • Kota Pontianak
      • Kota SIngkawang
  • Mimbar Rohani
    • Islam
    • Kristen
    • Katholik
    • Hindu
    • Buddha
    • Konghuchu
  • Budaya
  • Opini
  • Galeri
    • Foto
    • Video

@ 2020 Humas FKUB Kalimantan Barat